Oleh : Abulwafa Romli
Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
Dakwah itu untuk mencari ridho Allah dalam kata lain untuk mendapat surgaNya, bukan sekedar dakwah tanpa ridho Allah dan tanpa mendapat surga. Sedang jalan untuk kesana banyak sekali macamnya sesuai cabang-cabang Iman sekitar ada tujuh puluhan, dimana setiap orang yang mati membawa iman itu akan masuk surga meskipun mampir dulu di neraka.
Dan ada tujuh golongan yang pada hari kiamat berada dalam naungan Arasy Allah, artinya insyaallah mereka akan masuk surga tanpa mampir di neraka. Rasulullah shalallahu alayhi wasallam bersabda:
عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي ﷺ يقول ﷺ: سبعة يظلهم الله في ظله يوم لا ظل إلا ظله: إمام عادل، وشاب نشأ في عبادة الله، ورجل قلبه معلق بالمساجد، ورجلان تحابا في الله اجتمعا عليه وتفرقا عليه، ورجل دعته امرأة ذات منصب وجمال فقال: إني أخاف الله، ورجل تصدق بصدقة فأخفاها حتى لا تعلم شماله ما تنفق يمينه، ورجل ذكر الله خاليًا ففاضت عينه
Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Ada tujuh golongan yang akan Allah lindungi pada hari kiamat, di hari yang tidak ada perlindungan selain perlindungan-Nya ; (1) Imam yang adil, (2)) seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, (3) seorang laki-laki yang hatinya selalu terpaut dengan masjid, (4) dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah, keduanya berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah, (5) seorang laki-laki yang diajak mesum oleh perempuan karir dan cantik lalu ia berkata, "Sungguh aku takut kepada Allah", (6) seorang laki-laki yang bersedekah lalu menyamarkannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diifakkan tangan kanannya, dan (7) seorang laki-laki yang berdzikir kepada Allah dalam keheningan lalu berlinang air mata". (HR Bukhari dan Muslim)
Pada hadits di atas, betapa tingginya derajat imam yang adil. Yaitu imam yang menerapkan hukum-hukum Allah atau syariat Islam secara kaffah dalam pemerintahannya dan adil dalam memimpin rakyatnya. Karena tidak ada keadilan, selain keadilan Islam. Dan tidak ada keadilan Islam tanpa menerapkan hukum-hukum Allah serta adil terhadap rakyatnya.
Perlu diketahui, bahwa keadilan imam itu tidak akan terwujud tanpa terlebih dahulu berdiri tegaknya sistem pemerintah Islam Khilafah. Karena imam yang adil itu hanya ada dalam sistem khilafah dan ia hanyalah khalifah. Imam yang adil adalah sistemik komunal, bukan spiritual individual. Artinya, semua orang yang terlibat dalam proses keadilan imam itu akan mendapat perlindungan dari Allah pada hari kiamat dan berkumpul bersama imam. Mulai dari orang-orang yang berdakwah serta berjuang demi tegaknya khilafah ketika khilafah belum berdiri; orang-orang yang menjadi pendamping imam dari penasehat dan pembantu imam, sampai para penguasa di bawahnya dari para wali dan para amil, ketika khilafah telah tegak kembali.
Jadi dakwah adalah aktifitas tertinggi sejajar dengan aktifitas imam yang adil. Sedang kelompok dakwah itu terbagi menjadi dua, kelompok dakwah yang berada dalam sistem organisasi dakwah dan kelompok dakwah diluar sistem organisasi, tetapi fikroh dan thoriqohnya nempel atau mengikuti organisasi dakwah. Yang pertama contohnya seperti Hizbut Tahrir, dan yang kedua adalah umat yang bersinergi dengan Hizbut Tahrir dan termasuk umat adalah para mantan Hizbut Tahrir. Dimana kedua kelompok dakwah tersebut selalu bersinergi satu sama lainnya, tidak saling membelakangi atau sikut-sikutan, dan saling meriayah diantara kelompok dan diantar individu kelompok. Tetapi kelompok pertama pemilik fikroh dan thoriqoh harus lebih meriayah terhadap kelompok umat yang berada di luar sistem. Dan hal demikian insyaallah adalah penjelasan dari fikroh mutabannat berupa:
وهو يعمل بين الأمة ومعها لتتخذ الإسلام قضية لها وليقودها لإعادة الخلافة والحكم بما أنزل الله الى الموجود
"Dan Hizbut Tahrir beraktifitas di tengah-tengah umat dan bersama umat supaya umat mengambil Islam sebagai isu utamanya, dan Hizbut Tahrir memimpinnya untuk mengembalikan institusi Khilafah dan memutuskan perkara dengan hukum yang telah Allah turunkan".
Dan karena tujuannya adalah meraih ridho Allah dan surgaNya, maka Kita bisa memilih untuk berada di kelompok mana untuk bisa meraih ridho Allah dan surgaNya.
Sedang apabila Kita memiliki kesibukan atau kondisi dimana Kita tidak bisa berada didalam dua kelompok diatas, maka masih ada pilihan lain untuk meraih ridho Allah dan surgaNya, yaitu berada di dalam salah satu dari enam kelompok di bawah Imam yang adil. Tapi syaratnya adalah memberi kesempatan kepada muslim yang lain untuk berada didalam salah satu dari dua kelompok dakwah diatas, tidak menghalanginya atau melarangnya.
Sedang untuk meraih ridho Allah dan surgaNya, terdapat syarat-syaratnya yang tercakup dalam kata "TAQWA", yaitu melaksanakan perintah-perintah Allah selagi punya kemampuan serta menjauhi larangan-larangan Allah tanpa pengecualian. Karena dalam mengerjakan perintah butuh tenaga, sedang dalam menjauhi larangan cukup diam.
Di bagian kelompok manakah Anda bisa meraih ridho Allah dan surgaNya?
#KhilafahAjaranIslam #SantriLirboyo #HMLirboyo