Oleh : Abulwafa Romli
Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
Dakwah yang membangkitkan umat adalah dakwah yang meninggikan pemikiran umat. Karena hakekat kebangkitan umat adalah tingginya metode / cara / tarap berpikir umat.
Maka kenalkan kepada umat apa itu akidah sekularisme, ideologi kapitalisme, sistem pemerintahan republik maupun demokrasi, HAM, pluralisme, sinkretisme, dan seterusnya. Juga kenalkan kepada umat apa itu akidah materialisme, ideologi komunisme - sosialisme, sistem pemerintahan komunis - sosialis dan seterusnya.
Kemudian kenalkan kepada umat apa itu akidah Islam, ideologi Islam, sistem pemerintahan, ekonomi, pergaulan, pendidikan, sanksi hukum dan politik dalam dan luar negeri, yang semuanya Islami.
Pada awalnya umat kaget, gak paham, bosan dan meremehkan. Tetapi lama kelamaan umat paham, suka dan menerima dengan sepenuh jiwa. Tergantung kapasitas dan kapabilitas siapa yang mengajak dan mengajarinya.
Sehingga umat tahu siapa saudaranya dan siapa musuhnya. Kemudian umat bisa bergerak menyambung saudaranya dan melangkah memerangi musuhnya, dengan benar dan tepat sasaran.
Mengajak dan mengajarkan kepada umat terkait bab wudhu, sholat, zakat, puasa, haji dan seterusnya dari fiqih ubudiyyah mahdhoh, itu sangat perlu dan fardhu 'ain bagi yang belajar, serta fardhu kifayah bagi yang mengajar. Tetapi jangan berhenti di situ saja lalu umat disuruh diam. Lanjutkan dan terus lanjutkan. Sampai umat benar-benar paham fiqih ideologi, fiqih kehidupan, bermasyarakat dan bernegara.
Dan dakwah yang membangkitkan umat adalah dakwah yang yang mengikuti metode dakwah Rasulullah SAW dari pase Mekkah yang pemikiran tanpa kekerasan fisik, sampai pase penegakkan daulah nubuwwah di Madinah untuk menerapkan Islam secara kaffah. Dan dakwah yang menjauhkan umat dari syirik dan dari semua yang menjurus kepada syirik seperti dakwah kepada akidah sekularisme dan materialisme, kepada ideologi kapitalisme, komunisme dan sosialisme, kepada sistem pemerintahan demokrasi, komunis dan sosialis, dan seterusnya.
Allah SWT berfirman :
Ù‚ُÙ„ْ Ù‡َٰذِÙ‡ِ سَبِيلِÙŠ Ø£َدْعُÙˆ Ø¥ِÙ„َÙ‰ اللَّÙ‡ِ ۚ عَÙ„َÙ‰ٰ بَصِيرَØ©ٍ Ø£َÙ†َا ÙˆَÙ…َÙ†ِ اتَّبَعَÙ†ِÙŠ ۖ ÙˆَسُبْØَانَ اللَّÙ‡ِ ÙˆَÙ…َا Ø£َÙ†َا Ù…ِÙ†َ الْÙ…ُØ´ْرِÙƒِينَ
"Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik". (QS Yusuf ayat 108).
Dakwah yang membangkitkan umat adalah dakwah kepada Islam kaffah, kepada IsIam rahmatan lil'alamin, kepada ukhuwwah islamiyyah, dimana semuanya bisa terwujud dengan tegaknya khilafah ala minhajin nubuwwah. Sehingga dakwah yang membangkitkan umat adalah mengajak umat ikut bergerak dan berjuang untuk bersama menegakkan khilafah.
Jadi seperti itu dakwah yang membangkitkan, bukan dakwah yang lucu-lucuan dan menertawakan.
Sehingga diantara tanda umat yang sudah bangkit adalah umat yang tidak mau menjadi komoditi yang dijual belikan oleh ustadz, kiai dan ulama salathin dan assuu'nya ketika musim pemilu tiba.
Wallahu A'lam bish showwab
Semoga bermanfaat aamiin