Oleh : Abulwafa Romli
Negara Kita belum merdeka.
Apa buktinya?
Buktinya masih terjajah.
Apa buktinya?
Fakta penjajahan masih ada dan terus berlangsung.
Apa faktanya?
Penjajah masih meraih tujuannya.
Apa tujuannya?
Tujuan penjajah ialah untuk memperoleh; 1) kekayaan (Gold), 2) kejayaan (Glory), dan 3) menyebarkan agama (Gospel). Dan ketiganya itu dari dulu sampai sekarang masih diraih 100% oleh penjajah.
Kita kan sudah merdeka dari penjajahan militer?
Tidak ada itu penjajah militer. Yang ada itu penjajahan dengan metode kekerasan militer.
Kok bisa?
Tujuan pertama penjajahan adalah gold (kekayaan). Penjajah itu mengambil kekayaan kita. Dan dalam mengambil kekayaan kita penjajah bisa melakukannya dengan cara kekerasan militer dan dengan kehalusan menipu.
Coba jelaskan penjajahan dengan kehalusan menipu itu bagaimana?
Penjajah itu seperti orang jahat yang merampok harta kita. Dia bisa melakukannya dengan cara kekerasan seperti membunuh, menyiksa dan menakut-nakuti. Dan bisa dengan cara halus seperti dengan menipu. Dari kedua cara itu perampok tetaplah perampok. Bukan perampok kekerasan atau perampok kehalusan. Karena baik kekerasa atau kehalusan hanyalah cara untuk merampok. Sedang tujuan perampok hanya satu, yaitu mengambil harta dan ini terjadi.
Juga dengan penjajah dalam melakukan penjajahannya bisa dengan cara kekerasan atau dengan cara kehalusan yang penting tujuannya tercapai, yaitu mengambil gold milik kita. Begitu juga dengan tujuan lainnya, yaitu glory dan gospel, keduanya masih diraih oleh penjajah. Maka selama tiga tujuan penjajah itu masih bisa diraih, penjajahan itu masih ada dan terus berlangsung. Artinya negara kita ini masih belum merdeka. Cuma dulu penjajahan pakai kekerasan militer dan sekarang pakai kehalusan tipuan.
Contoh kehalusan tipuan itu seperti apa?
Pakai pembuatan undang-undang oleh wakil rakyat.
Kok mereka mau?
Karena bisa dibayar mahal oleh penjajah.
Kalau begitu mereka bersekongkol dengan penjajah. Mereka penipu. Mereka pengkhianat. Mereka antek penjajah. Mereka seperti Londo Hitam dulu?
Betul!
Berarti kita tertipu setiap lima tahun memilih mereka. Kenapa ini bisa terjadi dengan mudahnya?
Karena penjajah itu telah menyiapkan sistem untuk memaksa para wakil rakyat melakukan semua itu. Dan sistem itu telah dijalankan oleh pemerintah.
Sistem apa itu?
Demokrasi. Karena demokrasi adalah alat penjajah untuk melanggengkan penjajahannya atas negara-negara terjajah.
Terus solusinya apa agar kita bisa merdeka?
Robohkan demokrasi dan bangun sistem pemerintahan Islam sebagai gantinya.
Apa itu sistem pemerintahan Islam?
KHILAFAH!
Apa itu khilafah?
Mulai besok mau gak ngaji?
InsyaaAllah!
Alhamdulillah!
(Jadi dalam menilai negara kita itu masih terjajah atau sudah merdeka, jangan melihat cara penjajahannya, tapi lihat tujuan penjajahnya, masih diraih atau tidak).
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَوَاضِعُ الْعِلْمِ عِنْدَ غَيْرِ أَهْلِهِ كَمُقَلِّدِ الْخَنَازِيرِ الْجَوْهَرَ وَاللُّؤْلُؤَ وَالذَّهَبَ
"Mencari ilmu adalah kewajiban setiap muslim, dan siapa yang meletakan ilmu kepada yang tidak layak itu seperti yang meletakkan kalung permata, mutiara, dan emas di sekitar leher hewan." (HR Ibnu Majah).
Wallahu A'lam bish showwab
Semoga bermanfaat aamiin