KHALIFAH PALSU KHILMUS ITU LEBIH BURUK DARI AL-'ASHOMM DAN AL-GHAUTHI JUGA LEBIH SEKULER


Oleh : Abulwafa Romli

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
KHILMUS (Khilafatul Muslimin) dengan mengatakan, bahwa khilafah itu jama'ah dan bukan negara, faktanya, hanyalah firqoh yang memakai simbol-simbol khilafah. Karena tidak ada khilafah tanpa menerapkan hukum-hukum khilafah dalam kekuasaan dan dalam sebuah negara.

Kalau khilafah hanya jama'ah dan bukan negara, maka buat apa Allah SWT mendaulat Nabi Adam AS dan Nabi Daud AS sebagai khalifah? Bukankah Allah telah mendaulatnya agar memutuskan perkara diantara manusia dengan haq?

يَا دَاوُدُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الأرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ

"Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan hukum ( suatu perkara) di antara manusia dengan haq (adil, dengan hukum Alloh) dan janganlah kamu mengikuti (hukum produk) hawa nafsu (manusia), karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Alloh. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Alloh akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan". (QS Shaad [38]:26). 

Apakah praktek memutuskan perkara diantara manusia dengan haq dan adil itu bisa tanpa adanya negara dan tanpa kekuasaan? Faktanya khalifah palsu khilmus tidak bisa apa-apa, bahkan dirinya sendiri sedang diadili dengan kekuasaan hukum jahiliyyah produk hawa nafsu manusia. Lalu bagaimana ia bisa memutuskan perkara diantara manusia dengan adil dan dengan haq? 

Maka tidak berlebihan ketika saya katakan, bahwa khalifah palsu khilmus Abdul Qadir Hasan Baraja lebih buruk daripada Abu Bakar Al-'Ashomm dan Hisyam Al-Ghauthi dari sempalan Mu'tazilah. Imam Al-Qurthubi rh. dalam tafsirnya berkata :

هذه الآية أصل في نصب إمام وخليفة يسمع له ويطاع ، لتجتمع به الكلمة ، وتنفذ به أحكام الخليفة . ولا خلاف في وجوب ذلك بين الأمة ولا بين الأئمة إلا ما روي عن الأصم حيث كان عن الشريعة أصم ، وكذلك كل من قال بقوله واتبعه على رأيه ومذهبه ، قال : إنها غير واجبة في الدين بل يسوغ ذلك ، وأن الأمة متى أقاموا حججهم وجهادهم ، وتناصفوا فيما بينهم ، وبذلوا الحق من أنفسهم ، وقسموا الغنائم والفيء والصدقات على أهلها ، وأقاموا الحدود على من وجبت عليه ، أجزأهم ذلك ، ولا يجب عليهم أن ينصبوا إماما يتولى ذلك

"Ayat ini (Al-Baqoroh ayat 30) adalah dalil asal dalam mengangkat imam dan khalifah yang didengar dan ditaati, untuk menyatukan kalimat dan mempraktekkan hukum-hukum khalifah dengannya. Tidak ada perbedaan pendapat tentang kewajiban itu diantara umat dan diantara para imam, kecuali riwayat dari Al-'Ashom, dimana ia telah tuli dari syariat. Begitu pula setiap orang yang berkata dengan perkataan Al-'Ashom dan mengikuti pendapat dan madzhabnya. Al-'Ashom berkata : "Bahwa imamah / khilafah itu tidak wajib dalam agama, tetapi hanya boleh-boleh saja. Dan bahwa umat, ketika telah menegakkan hajji dan jihad mereka, telah berlaku adil di antara mereka, telah menyerahkan haq dari diri mereka, telah membagi-bagi harta ghanimah, fai, zakat kepada yang berhak menerimanya, dan telah menegakkan hudud atas siapa saja yang wajib atasnya, maka semua itu telah mencukupi bagi mereka dan tidak wajib atas mereka mengangkat imam yang mengurusi semua itu".
 
Faktanya Al-'Ashom tidak mewajibkan penegakan imamah / khilafah ketika umat Islam;
1- telah menegakkan hajji dan jihad mereka,
2- telah berlaku adil di antara mereka,
3- telah menyerahkan haq dari diri mereka, 
4- telah membagi-bagi harta ghanimah, fai, zakat kepada yang berhak menerimanya, 
5- dan telah menegakkan hudud atas siapa saja yang wajib atasnya.
Artinya Al-'Ashom juga telah mewajibkan imamah / khilafah. Karena semua kewajiban syariat tersebut tidak akan pernah bisa dipraktekkan tanpa adanya imam / khalifah.

Akan tetapi Abdul Qadir Hasan Baraja dengan mengatakan, bahwa khilafah adalah jama'ah dan bukan negara, maka ia telah menutup dan menghalangi semua kewajiban syariat tersebut. Kalau bukan khalifah palsu, maka khalifah apa?

Perihal Hisyam Al-Ghauthi sempalan Mu'tazilah ada di sini : Dr Mahmud al-Khalidi rh berkata:

اتفق المسلمون جميعا على وجوب الإمامة. وأن نصب خليفة يتولى رعاية شؤون المسلمين فرض، ليقيم الحدود، ويرفع راية الجهاد، ويحمل الدعوة الإسلامية إلى العالم، وأن يقوم بتطبيق الأحكام، ويصدر القوانين والدستور، ولم يخالف في ذلك أحد يعتد برأيه. فجميع أهل السنة، وجميع الشيعة، والخوارج ما عدا النجدات، والمعتزلة ما عدا الأصم وهشام الغوطي، يرون أنه لا بد للناس من إمام، وأن نصبه واجب. (قواعد نظام الحكم في الإسلام، ص: 237).

“Semua ulama kaum muslim telah sepakat atas kewajiban imamah (khilafah), dan bahwa mengangkat seorang khalifah yang mengatur urusan kaum muslim adalah fardhu, untuk menegakkan hudud, mengangkat bendera jihad, mengemban dakwah Islam ke seluruh dunia, melaksanakan penerapan hukum-hukum syariat, dan membuat UUD dan undang-undang yang lain. Dan tidak ada seorangpun yang pendapatnya diperhitungkan yang manyalahi hal itu. Maka semua Ahlussunnah, semua Syiah, Khawarij selain sekte Najdah, Muktazilah selain al-’Asham dan Hisyam al-Ghauthi, mereka semua berpendapat bahwa manusia harus memiliki seorang imam, dan bahwa mengangkat imam adalah wajib".

Dalam pernyataan di atas, bahwa kewajiban mengangkat khalifah berfungsi untuk :
1- mengatur urusan kaum muslim,
2- menegakkan hudud, 
3- mengangkat bendera jihad,
4- mengemban dakwah Islam ke seluruh dunia, 
5- melaksanakan penerapan hukum-hukum syariat, dan membuat UUD dan undang-undang yang lain.

Lalu dimana fungsi khilafah hanya jama'ah dan bukan negara? Dimana fungsi khalifah palsu Abdul Qadir Hasan Baraja? Tidak ada, selain sebagai ketua firqoh yang mengatur urusan firqohnya. Maka tidak berlebihan ketika saya katakan, bahwa dia itu khalifah palsu, dan bahwa khilmus adalah khilafah palsu.

Lebih dari itu, dengan mengatakan, bahwa khilafah adalah jama'ah dan bukan negara, maka khalifah palsu dan warganya adalah termasuk kaum sekuler, bahkan lebih sekuler. Karena telah memotong khilafah sebagai sistem pemerintahan dan bentuk negara Islam, menjadi potongan firqoh kecil. Dan diantara agenda kaum sekuler adalah moderasi agama, mederasi khilafah ajaran agama. Ini benar-benar nyata!

Wallahu A'lam bish shawab 
Semoga bermanfaat. Aamiin...

#istiqomahdijalandakwah
#janganpalsukankhilafah
#KhilafahAjaranIslam
#janganpalsukanajaranislam
#IslamRahmatanLilAlamin
#DemokrasiSistemKufur
#DemokrasiWarisanPenjajah
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.