MANA KHILAFAH YANG ASLI?

Oleh : Abulwafa Romli


Warga Khilmus :
===== m u l a i =====
"Masa satu-satunya di bilang palsu. Logis dikit lah. Kata palsu di sematkan ketika ada yang asli. Kata palsu di sematkan untuk yang kedua dan seterusnya. Kalau satu-satunya di bilang palsu lantas mana yang asli ?".

"Cara membuktikan keasliannya adalah ketika ada yang palsu. Cara membuktikan kepalsuannya adalah ketika ada yang asli. 
Gitu aja repot. Ada asli dan palsu itu ketika lebih dari 1. Kalau satu-satunya terpaksa asli."
===== s e l e s a i =====


Ini jawaban saya :

Walah dangkal sekali pemahaman dan alur berpikirnya. Perkataan itu justru semakin menunjukkan kepalsuan Khilmus. Kenapa? Karena khilmus sendiri mengklaim khilafah ala minhajin nubuwwah. Ini artinya khilmus sedang meniru khilafah ala minhajin nubuwwah yang asli. Berarti khilmus mengakui adanya khilafah ala minhajin nubuwwah yang asli lalu ingin menirunya. Tetapi dalam menirunya merubah keaslian khilafah ala minhajin nubuwwah, bahkan merusaknya. Mengaku khilafah nubuwwah, tapi gak mengikutinya dalam proses baiat dan kekuasaannya. Itu namanya memalsukan khilafah ala minhajin nubuwwah, memalsukan ajaran agama. 


Sekedar contoh, haji itu harus ke Mekkah dan wuquf di Arofah. Tapi khilmus haji dan wuqufnya ke Bali, dan memakai dalil-dalil haji ke Mekkah. Itu namanya haji palsu. Atau tidak memakai syarat dan rukun haji, ini namanya memalsukan haji. 


Juga seperti memakai dalil-dalil menegakkan shalat, tapi tidak memakai syarat rukun shalat, ini namanya shalat palsu. Jadi dalil shalat, dan praktek yang dijelaskan oleh dalil shalat, itu bisa menunjukkan kepalsuannya ketika prakteknya itu tidak sesuai dalil. 


Khilmus itu jelas palsu, karena salah dalam menempatkan baiat, kemudian mencabang kesalahan yang lainnya, seperti khilafah tanpa kekuasaan, mengajak kaum muslimin berbaiat, mendengar dan taat kepada khalifah palsu, dan seterusnya. 


Jadi kepalsuan khilmus itu karena tidak mengikuti sunnah Nabi SAW dan sunnah Alkhulafa Arrasyidin sebagai pemilik khilafah nubuwwah. 


Dan sangat banyak tanda-tanda ilmiah terkait kepalsuan khilmus.


Sesuatu yang asli itu tidak harus terindra dengan panca Indra, dan harus di depan mata. Tapi sesuatu yang asli itu bisa tersentuh oleh hati dan pikiran, dengan ilmu dan makrifat. Sesuatu yang asli bisa tersentuh dan terdeteksi dengan dalil Al-qur'an maupun Assunnah dengan menerapkannya kepada fakta yang benar. 


Khilafah adalah ajaran islam, maka menentukan mana yang asli dan mana yang palsu, cukup dibuktikan dengan dalil Assunnah, baik sunnah Nabi saw maupun sunnah Alkhulafaa Arrosyidin karena mereka lah yang telah mempraktekkan khilafah yang asli. 


Tuhan saja ada yang asli dan ada yang palsu. Bagaimana cara membuktikannya? Apa harus tersentuh oleh panca Indra? Ya tidak lah. Tapi cukup disentuh dengan dalil dan pikiran. Seperti ketika Iblis datang mengaku tuhan kepada Syaikh Abdul Qodir Aljailani. Lalu ketahuan ia Iblis itu dengan dalil, bahwa Tuhan yang asli, yaitu Allah tidak menyuruh dengan fahsyaa wal munkar. 


Jadi hanya dengan mengaku sebagai khilafah nubuwwah, atau khilafah ala minhajin nubuwwah saja, sudah cukup untuk membuktikan kepalsuan khilmus. Karena semua khilafah nubuwwah itu punya wilayah kekuasaan, sejak awal berdirinya. Dan futuhat adalah bukti tidak terbantahkan atas pelebaran atau perluasan wilayah kekuasaannya. Sampai fathu Mekah menjadi surat Alqur'an tersendiri, yaitu dalam surat Alfath. 


Kepalsuan khalifah khilmus juga bisa disamakan dengan kepalsuan Imam Mahdi. Sudah berapa kali muncul imam mahdi palsu. Dan Imam Mahdi yang asli tidak harus datang lebih dahulu untuk membuktikan kepalsuan banyak imam mahdi palsu itu. Juga khilafah yang asli tidak harus datang dan ada lebih dahulu sebelum atau bersamaan khilafah yang palsu.


Taubatlah wahai warga khilmus! Cabutlah bai'at kalian dari khalifah palsu! Jangan menambah kepalsuan terus menerus dengan menempatkan dalil tidak pada tempatnya!


Wallahu A'lam bish shawab.
Semoga bermanfaat, aamiin
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.