PROBLEM ROKOK DAN MEROKOK

Oleh : Abulwafa Romli

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim

Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husain bin Umar Almasyhur Ba'Alwi mufti addiyar al Hadhromiyyah rh., dalam kitabnya Al-Bughyah berkata :

(مسألة) التنباك معروف من أقبح الحلال إذ فيه إذهاب الحال والمال ولا يختار استعماله أكلا أوسعوطا أوشربا لدخانه ذو مروءة من الرجال

*Masalah* : Tembakau (rokok) dikenal sebagai perkara halal yang paling buruk /seburuk-buruk perkara halal, karena bisa menghilangkan kondisi (kesehatan dan kehormatan) dan harta. Dan laki-laki yang punya kehormatan tidak akan memilih memakainya, baik dengan menghirup dari hidung atau menghisap asapnya.

وقد أفتى بتحريمه أئمة من أهل الكمال كالقطب سيدنا عبد الله الحداد والعلامة أحمد الهدوان كما ذكره القطب أحمد بن عمر بن سميط عنهما وغيرهم من أمثالهم بل أطال في الزجر عنه الحبيب الإمام الحسين ابن الشيخ أبي بكر بن سالم وقال أخشى على من لم يتب عنه قبل موته أن يموت على سوء الخاتمة والعياذ بالله تعالى 

Benar-benar telah berfatwa akan keharaman tembakau, para Imam dari ahli kamal (insan kamil / waliyullah), seperti Al-Quthub Sayyiduna Abdullah Al-Haddad dan Al-'Alamah Ahmad Al-Hadwan, sebagaimana telah dituturkan oleh Al-Quthub Ahmad bin Umar bin Semit dari keduanya dan dari yang lainnya yang sederajat dengan mereka. Bahkan talah memanjangkan tentang larangan terhadap tembakau, Al-Habib Al-Imam Al-Husain bin Asy-Syaikh Abu Bakar Salim, dimana beliau berkata : "Aku khawatir terhadap orang yang belum taubat dari tembakau sebelum matinya bisa mati dalam keadaan su-ul khatimah, wal'iyadzu billah".

وقد أشبع الفصل فيه بالنقل العلامة عبد الله باسودان في فيض الأسرار وشرح الخطبة وذكر من ألف في تحريمه كالقليوبي وابن علان وأورد فيه حديثا وقال الحساوي في تثبيت الفؤاد من كلام القطب الحداد أقول ورأيت معزوا لتفسير المقنع الكبير قال النبي صلى الله عليه وسلم

Dan benar-benar telah memuaskan penjelasan tentang tembakau dengan jalan naql, Al-'Alamah Abdullah Basudan (Baswedan) dalam kitab Faidhul Asror dan Syarhul Khuthbah dan telah menuturkan ulama muallif yang mengharamkannya, seperti Al-Qulyubi dan Ibnu 'Alan, dan telah mendatangkan hadits tentang tembakau. Dan telah berkata Al-Hasawi dalam kitab Tatsbitul Fuad min Kalaami Al-Quthub Al-Haddad, Aku berkata ; Aku telah melihat sesuatu yang dinisbatkan kepada tafsir Al-Muqnik Al-Kabiir, Nabi SAW bersabda :

ياأباهريرة يأتي أقوام فى آخر الزمان يداومون هذاالذخان وهم يقولون نحن من أمة محمد وليسوا من أمتي ولا أقول لهم أمة لكنهم من السوام . قال أبو هريرة وسألته صلى الله عليه وسلم كيف نبت؟ قال إنه نبت من بول إبليس فهل يستوي الإيمان فى قلب من يشرب بول الشيطان ولعن من غرسها ونقلها وباعها قال عليه الصلاة والسلام : يدخلهم الله النار وإنها شجرة خبيثة. انتهى ملخصا

"Hai Abu Hurairah, akan datang kaum-kaum di akhir zaman, dimana mereka melanggengkan asap (rokok) ini, dan mereka berkata, "kami dari umat Muhammad", padahal mereka bukan umatku dan aku tidak mengatakan mereka itu umat, tetapi mereka dari binatang ternak". Abu Hurairah berkata; dan aku bertanya kepada Nabi SAW, bagaimana tembakau itu bisa tumbuh?, Nabi bersabda; "Ia tumbuh dari kencing Iblis. Apakah iman bisa setabil di dalam hati orang yang menghisap kencing Iblis? Terlaknat orang yang menanamnya, memindahnya dan menjualnya". Nabi SAW bersabda; "Allah akan memasukan mereka ke neraka. Dan tembakau itu pohon yang buruk". Selesai secara ringkas.

ورأيت بخط العلامة أحمد بن حسن الحداد على تثبيت الفؤاد سمعت بعض المحبين قال إن والدي يشرب النتن خفية وكان متعلقا ببعض أكابر آل أبي علوي فلما مات رأيته فسألته ما فعل الله بك؟ قال شفع فى فلان المتقدم إلا فى التنباك فهو يؤذيني وأراني فى قبره ثقبا يجيء منه الدخان يؤذيني وقال له إن شفاعة الأولياء ممنوعة فى شرب التنباك وقال لي بعضهم رأيت والدي وكان صالحا لكنه كان ينشق التنباك فرأيته بعد موته قال إن الناشق للتنباك عليه نصف إثم الشارب فالحذر منه انتهى

Dan Aku talah melihat tulisan Al-'Alamah Ahmad bin Hasan Al-Haddad atas kitab Tatsbitul Fuad, Aku telah mendengar sebagian muhibbiin berkata, "Sesungguhnya ayahku penghisap tembakau secara sembunyi dan ayahku berhubungan dekat dengan sebagian pembesar keluarga Abi 'Alwi. Kemudian setelah ayahku mati, aku melihatnya (dalam mimpi) lalu aku bertanya, "apa yang Allah lakukan terhadapmu?", ayahku menjawab; "Fulan yang terdahulu telah memberi syafaat kepadaku, kecuali dalam tembakau, maka menyakitiku". Ayahku memperlihatkan kepadaku lobang di kuburnya dimana darinya keluar asap yang menyakitiku. Dan ayahku berkata kepadaku, "Sesungguhnya syafa'at para waliyullah itu tercegah dari menghisap tembakau". Dan sebagian muhibniin berkata kepadaku; "Aku telah melihat ayahku, dia orang shalih, tetapi penghisap tembakau. Lalu aku melihatnya setelah matinya, ia berkata; "Sesungguhnya orang yang menghisap tembakau itu mendapatkan setengah dosa peminum khamr, maka jauhilah tembakau itu!". Selesai.

وقال الولي المكاشف الشريف عبد العزيز الدباغ أجمع أهل الديوان من الأولياء على حرمة هذا النتن الخ

Dan seorang waliyullah yang mukasyafah Asy-Syarif Abdul Aziz Ad-Dabbagh berkata : *"Dewan sidang Para Waliyullah telah ijmak (sepakat) atas haramnya tembakau"*. Selesai.

(Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husain bin Umar Almasyhur Ba'Alwi mufti addiyar al Hadhromiyyah, Bughyatul Mustarsyidiin fi talkhishi fatawa ba'dhil aimmati minal ulamaail mutaakhkhiriin, hal. 260, toko kitab Alhidayah Surabaya).

Silakan Anda menilainya sendiri. Saya hanya mengutip dan penerjemahkannya.

Wallahu A'lam bish Showab
Semoga bermanfaat aamiin
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.