Oleh : Abulwafa Romli
Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
Penting untuk dijelaskan, bahwa yang akan menegakkan khilafah ala Minhajin Nubuwwah adalah umat Islam, bukan AlMahdi.
Kenapa?
Karena dalam hadits-hadits AlMahdi itu diangkat dan dibaiat menjadi Khalifah, bukan yang mengangkat dan yang membaiat Khalifah. Sebagaimana dalam hadits ;
يقتتل عند كنزكم ثلاثة كلهم ابن خليفة، ثم لايصير إلى واحد منهم، ثم تطلع الرايات السود من قبل المشرق، فيقتلونكم قتلا لم يقتله قوم ـ قال ثوبان: ثم ذكر شيئا لا أحفظه ـ فقال: فإذا رأيتموه فبايعوه ولو حبوا على الثلج. رواه ابن ماجه. وصحح إسناده القرطبي في التذكرة، وقال ابن كثير في النهاية في الفتن والملاحم: وهذا إسناد قوي صحيح
Dan hadits;
يُبايَعُ لرجلٍ بينَ الرُّكنِ والمقامِ وأوَّلُ من يستحِلُّ هذا البيتَ أهلُهُ فإذا استحلُّوهُ فلا تسألْ عن هلَكَةِ العرَبِ ثمَّ يجيءُ الحبشَةُ فيخرِّبونَهُ خرابًا لا يعمَّرُ بعدَهُ وهمُ الَّذينَ يستخرِجونَ كنزَهُ
الراوي : أبو هريرة | المحدث : ابن الملقن | المصدر : شرح البخاري لابن الملقن | الصفحة أو الرقم : 11/333 | خلاصة حكم المحدث : إسناده جيد | التخريج : أخرجه أحمد (7910)، والطيالسي في ((المسند)) (2494) واللفظ له، وابن حبان (6827)
Sedang aqad baiat itu harus dengan ridho dan ikhtiar (tanpa paksaan) dari yang dibaiat, meskipun pada awalnya tidak mau dibaiat. Kalau ia tidak ridho dan tidak mau, maka tidak dibaiat dan tidak jadi Khalifah dan otomatis tidak jadi AlMahdi karena AlMahdi adalah Khalifah.
Dari sini dapahami, bahwa yang akan menegakkan khilafah ala Minhajin Nubuwwah itu umat dan tentu calon AlMahdi itu bagian dari umat. Yaitu umat yang selama ini berjuang untuk menegakkan khilafah ala Minhajin Nubuwwah dan calon AlMahdi juga otomatis berjuang bersama umat karena bagian dari umat.
Pertanyaannya, umat manakah yang benar-benar sedang berjuang untuk menegakkan khilafah ala Minhajin Nubuwwah serta telah memiliki manhaj dakwah serta fikroh dan thoriqoh yang jelas dan mencukupi untuk Khilafah ala Minhajin Nubuwwah ketika berdirinya? Tidak ada duanya, yaitu umat bersama Hizbut Tahrir Dunia.
Jadi AlMahdi nanti hanya mandataris (wakil) umat dalam menerapkan dan melaksanakan syariat Islam kaffah secara adil. AlMahdi tidak akan mampu berdiri sendiri menerapkan dan melaksanakannya secara adil. Rasulullah SAW saja membutuhkan umatnya terutama sahabat Anshor untuk bisa menegakkan daulah Nubuwwah di Madinah. Apa AlMahdi lebih hebat dari Rasulullah?! Tidak!
Bukti Manhaj Dakwah serta fikroh dan thoriqohnya ada di bawah ini :
Daftar kitab-kitab karya ilmiah Syaikh Taqiyyuddin an-Nabhani yang sangat cemerlang baik yang ditabanni oleh Hizbut Tahrir atau tidak :
1. Nizham al-Islam (sistem Islam)
2. Al-Takattul al-Hizbi (pembentukan partai politik)
3. Mafahimu Hizb al-Tahrir (konsepsi Hizbut Tahrir)
4. Al-Nizham al-Iqtishad fi al-Islam (sistem ekonomi Islam)
5. Al-Nizham al-Ijtima’iy fi al-Islam (sistem pergaulan Islam)
6. Nizham al-Hukmi fi al-Islam (sistem pemerintahan Islam)
7. Al-Dustur (undang-undang dasar)
8. Muqaddimah al-Dustur (pengantar undang-undang dasar)
9. Al-Daulah al-Islamiyyah (negara Islam)
10. Al-Syakhshiyyah al-Islamiyyah, tsalatsata ajza’in (kepribadian Islam, tiga juz)
11. Mafahim Siyasiyyah li Hizb al-Tahrir (konsepsi politik Hizbut Tahrir)
12. Nazharat siyasiyyah (pandangan politik)
13. Nidaun Haar (panggilan hangat)
14. Al-Khilafah (khilafah)
15. Al-Tafkir (berpikir)
16. Al-Kurrasah (buku catatan)
17. Sur’atul Badihah (secepat kilat)
18. Nuqthatul Inthilaq (titik permulaan)
19. Dukhulul Mujtama’ (memasuki masyarakat)
20. Inqazhu Falesthin (menyelamatkan Palestina)
21. Risalatu ‘Arab (risalah Arab)
22. Tasalluhu Mishra ( mempersenjatai Mesir)
23. Al-Ittifaqiyat al-Tsunaiyyah al-Mishriyyah al-Suriyyah wa al-Yamaniyyah
24. Hallu Qadhiyyati Falesthina ‘ala Thariqati al-Amriqiyyah wa al-Inkiliziyyah
25. Al-Siyasah al-Iqtishadiyyah al-Mutsla (politik ekonomi ideal)
26. Naqdhul Isytirakiyyatil Markisiyyah (bantahan terhadap sosialisme marxisme)
27. Kaifa Hudhimat al-Khilafah (bagaimana khilafah dihancurkan)
28. Nizham al-‘Uqubat (sistem persanksian)
29. Ahkam al-Bayyinat (hukum pembuktian)
30. Ahkam al-Shalat (hukum-hukum shalat)
31. Naqdh al-Qanun al-Madani (bantahan terhadap undang-undang sipil)
32. Al-Fikru al-Islami (pemikiran Islam), dll.
Dan untuk mempermudah penyebarannya kitab Kaifa Hudhimat al-Khilafah, Nizham al-‘Uqubat, Ahkam al-Bayyinat, Ahkam al-Shalat, al-Fikru al-Islami Al-Siyasah al-Iqtishadiyyah al-Mutsla, Naqdhul Isytirakiyyatil Markisiyyah, dan Naqdhu al-Qanun al-Madani, ditulis atas nama syabab Hizbut Tahrir. Dan masih ada ribuan nasyrah pemikiran, politik dan ekonomi yang telah ditulis oleh Syaikh Taqiyyuddin al-Nabhani RH. (Lihat: Muhammad Muhsin Radhi, Hizbut Tahrir Tsaqafatuhu wa Manhajuhu fi Iqamati Daulati al-Khilafati al-Islamiyyati, dgn pengawasan Prof. Dr. Walid Ghafuri al-Badri, hal. 28, Wizarah al-Ta’lim al-Ali wa al-Bahtsi al-Ilmi al-Jami’ah al-Islamiyyah / Kulliyyah Ushuluddin, Oktober 2006)
Sumber :
https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/11/meneguhkan-syaikh-taqiyyuddin-annabhani_52.html?m=1
Wallahu A'lam bish showwab
Semoga bermanfaat aamiin