TIDAK ADA DUSTA HIZBUT TAHRIR MENYIAPKAN KHILAFAH BAGI ALMAHDI
Oleh : Abulwafa Romli
Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
Saya katakan : "Hizbut Tahrir telah, sedang dan terus mempersiapkan khilafah bagi AlMahdi".
https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/08/hizbut-tahrir-telah-menyiapkan-khilafah.html?m=1
Dan ketika saya katakan, bahwa saya akan mencalonkan Amir Hizbut Tahrir sebagai Khalifah, ini bukan dusta dari saya.
Karena AlMahdi itu Khalifah terakhir lalu Nabiyulloh Isa AS. Sebelum AlMahdi itu khilafah sudah tegak dan sudah ada Khalifah.
https://abulwafaromli.blogspot.com/2019/09/hadits-12-khalifah-menunjukkan-sebelum.html?m=1
Justru yang terus berdusta adalah mereka yang telah mendaulat Muhammad Qosim bin Abdul Karim sebagai AlMahdi. Padahal khilafah ala Minhajin Nubuwwah nya saja belum tegak. Padahal AlMahdi itu salah seorang khalifahnya dan AlMahdi sebagai sifat khalifahnya. Bukan nama khalifahnya.
Jadi tidak ada seorangpun yang berhak didaulat sebagai AlMahdi sebelum Khilafah ala Minhajin Nubuwwah benar-benar tegak, kecuali Almahdi palsu yang jumlahnya sudah sangat banyak dan diantaranya adalah Muhammad Qosim bin Abdul Karim. Ini kalau benar beliau yang mengklaim sebagai AlMahdi. Kalau tidak, berarti para buzzernya yang banyak berdusta.
Dan untuk membuktikan benar atau salah bahwa Hizbut Tahrir mempersiapkan khilafah bagi AlMahdi, maka beranilah membaca semua kitab mutabannat Hizbut Tahrir khusus yang terkait erat dengan sistem pemerintahan. Di sana semua praktek khilafah dan Ijmak Alkhulafa Arrosyidiin dipakai sebagai dalil-dalilnya.
Daftar kitab-kitab karya ilmiah Syaikh Taqiyyuddin an-Nabhani yang sangat cemerlang baik yang ditabanni oleh Hizbut Tahrir atau tidak :
1. Nizham al-Islam (sistem Islam)
2. Al-Takattul al-Hizbi (pembentukan partai politik)
3. Mafahimu Hizb al-Tahrir (konsepsi Hizbut Tahrir)
4. Al-Nizham al-Iqtishad fi al-Islam (sistem ekonomi Islam)
5. Al-Nizham al-Ijtima’iy fi al-Islam (sistem pergaulan Islam)
6. Nizham al-Hukmi fi al-Islam (sistem pemerintahan Islam)
7. Al-Dustur (undang-undang dasar)
8. Muqaddimah al-Dustur (pengantar undang-undang dasar)
9. Al-Daulah al-Islamiyyah (negara Islam)
10. Al-Syakhshiyyah al-Islamiyyah, tsalatsata ajza’in (kepribadian Islam, tiga juz)
11. Mafahim Siyasiyyah li Hizb al-Tahrir (konsepsi politik Hizbut Tahrir)
12. Nazharat siyasiyyah (pandangan politik)
13. Nidaun Haar (panggilan hangat)
14. Al-Khilafah (khilafah)
15. Al-Tafkir (berpikir)
16. Al-Kurrasah (buku catatan)
17. Sur’atul Badihah (secepat kilat)
18. Nuqthatul Inthilaq (titik permulaan)
19. Dukhulul Mujtama’ (memasuki masyarakat)
20. Inqazhu Falesthin (menyelamatkan Palestina)
21. Risalatu ‘Arab (risalah Arab)
22. Tasalluhu Mishra ( mempersenjatai Mesir)
23. Al-Ittifaqiyat al-Tsunaiyyah al-Mishriyyah al-Suriyyah wa al-Yamaniyyah
24. Hallu Qadhiyyati Falesthina ‘ala Thariqati al-Amriqiyyah wa al-Inkiliziyyah
25. Al-Siyasah al-Iqtishadiyyah al-Mutsla (politik ekonomi ideal)
26. Naqdhul Isytirakiyyatil Markisiyyah (bantahan terhadap sosialisme marxisme)
27. Kaifa Hudhimat al-Khilafah (bagaimana khilafah dihancurkan)
28. Nizham al-‘Uqubat (sistem persanksian)
29. Ahkam al-Bayyinat (hukum pembuktian)
30. Ahkam al-Shalat (hukum-hukum shalat)
31. Naqdh al-Qanun al-Madani (bantahan terhadap undang-undang sipil)
32. Al-Fikru al-Islami (pemikiran Islam), dll.
Dan untuk mempermudah penyebarannya kitab Kaifa Hudhimat al-Khilafah, Nizham al-‘Uqubat, Ahkam al-Bayyinat, Ahkam al-Shalat, al-Fikru al-Islami Al-Siyasah al-Iqtishadiyyah al-Mutsla, Naqdhul Isytirakiyyatil Markisiyyah, dan Naqdhu al-Qanun al-Madani, ditulis atas nama syabab Hizbut Tahrir. Dan masih ada ribuan nasyrah pemikiran, politik dan ekonomi yang telah ditulis oleh Syaikh Taqiyyuddin al-Nabhani RH. (Lihat: Muhammad Muhsin Radhi, Hizbut Tahrir Tsaqafatuhu wa Manhajuhu fi Iqamati Daulati al-Khilafati al-Islamiyyati, dgn pengawasan Prof. Dr. Walid Ghafuri al-Badri, hal. 28, Wizarah al-Ta’lim al-Ali wa al-Bahtsi al-Ilmi al-Jami’ah al-Islamiyyah / Kulliyyah Ushuluddin, Oktober 2006).
Sumber :
https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/11/meneguhkan-syaikh-taqiyyuddin-annabhani_52.html?m=1
Belakangan juga terbongkar dari sangat massifnya propaganda MQ sebagai AlMahdi, ternyata setelah baru beberapa tulisan saya sebarkan, mereka terpancing menampakkan diri sebagai penghalang dakwah Syariah dan Khilafah oleh Hizbut Tahrir bersama umat. Kata mereka yang akan menegakkan Khilafah ala Minhajin Nubuwwah itu hanya AlMahdi. Mereka mulai menyebut-nyebut Amir Hizbut Tahrir dengan nada merendahkan. Padahal sudah niat dan karakter saya pribadi membongkar setiap kesesatan khilafah palsu dan Almahdi palsu juga yang lainnya. Saya tidak mengatasnamakan HTI dan tidak disuruh HTI.
Wallahu A'lam bish showwab
Semoga bermanfaat aamiin