KITA SEMUA ADALAH RADIKAL!

Oleh Abulwafa Romli


Bismillaahir Rohmaanir Rohiim

Masuk surga itu harus radikal dalam mengimani, mengamalkan dan mendakwahkan syariah, sebagaimana masuk neraka harus radikal dalam mengingkari, meninggalkan dan menolak syariah.


Radikal itu beriman sampai haqqul yaqin dan 'ainul yaqin; beramal shalih segenap kemauan dan kemampuan; dan berdakwah semaksimal sesuai kesanggupan. Hingga Ahlussunnah Waljamaah pun yang diklaim ahlu surga adalah orang-orang yang sangat radikal.


Semua kita adalah radakil (meminjam istilah arab berupa jamak taktsir atau shighoh muntahal jumuk / orang-orang yang radikal), yang mukmin radikal, yang muslim radikal, yang muhsin radikal, yang shalih radikal, yang kafir radikal, yang musyrik radikal, yang munafiq radikal, yang fasik radikal, yang sekuler radikal, yang kapitalis radikal, yang demokrat radikal, yang liberal radikal, yang pluralis  radikal, yang sinkretis radikal, yang nusantaris radikal, yang materialis radikal, yang sosialis radikal, yang komunis radikal, yang setengah sana - setengah sini pun radikal, hingga yang cuekpun radikal dalam kecuekannya. 


Karena fakta radikal itu berpegang teguh dalam meyakini, mengamalkan dan mempertahankan serta menyebarkan prinsip apa saja yang terkait dengan diri kita masing-masing. Jadi orang-orang radikal itu adalah mereka yang punya prinsip serta mempertahankan dan memperjuangkannya hingga mati, kemudian ke neraka atau ke surga tergantung dalam hal apa sikap radikal itu melekat.


Karena semua kita adalah radakil, maka dalam undang-undang yang diadopsi negara belum ada batasan yang jelas apa itu radikal dan siapa itu orang radikal. Sehingga istilah radikal hanya menjadi isu politik belaka untuk saling memperkusi dan mengkriminalisasi pihak-pihak tertentu. Lebih jauh, sudah bukan rahasia, bahwa isu radikal selalu bergandengan dengan isu teroris yang ujungnya untuk mempertahankan bahkan kalau bisa menambah dana penanggulangan terorisme yang sangat fantastis itu...


Wallahu A'lam bish shawab 
#khilafahajaranislam
#istiqomahdijalandakwah
#janganpalsukankhilafah
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.