ORANG SHOLEH VS ORANG SEKULER

Oleh : Abulwafa Romli


Bismillaahir Rahmaanir Rohiim


SECARA SYAR'I, BUKAN SECARA SEKULER 


Orang sholeh tidak ada yang sekuler. Karena orang sekuler itu suka pilih-pilih hukum Allah, pilih-pilih ayat Alqur'an, pilih-pilih sunnah Nabi SAW, pilih-pilih sunnah Khulafa' Rosyidiin, yang ini diambil dan yang itu dibuang, yang ini diimani dan yang itu diingkari.


Orang sekuler juga tidak ada yang sholeh. Karena orang sholeh itu selalu nurut, manut dan ta'at kepada Allah, kepada Rasulullah dan ulil amri yang ta'at kepada Allah dan Rasulullah, yaitu ulil amri minkum, bukan ulil amri minhum.


Jadi sikap dan akhlaq orang sholeh itu selalu berlawanan dengan sikap dan akhlaq orang sekuler. Yang satu mengajak berislam kaffah, sedang yang satu mengajak berislam setengah. Yang satu keras sama orang-orang kafir, sedang yang satu lemah lembut sama orang-orang kafir. Yang satu lemah lembut sama orang-orang muslim, sedang yang satu keras sama orang-orang muslim. Yang satu anti dan menentang segala jenis penjajah, sedang yang satu menjadi jongos-jongos penjajah. Dan seterusnya.


Orang sholeh itu termasuk golongan mukminiin, muslimin dan muhsiniin, sedang orang sekuler itu termasuk golongan musyrikiin, kafiriin dan munafiqiin. Orang sholeh itu ngajak ke surga sebagai nerakanya Dajjal, sedang orang sekuler ngajak ke neraka sebagai surganya Dajjal.


•Diantara sikap dan akhlaq orang sekuler, Allah swt berfirman :
 أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ ۚ فَمَا جَزَاءُ مَنْ يَفْعَلُ ذَٰلِكَ مِنْكُمْ إِلَّا خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ إِلَىٰ أَشَدِّ الْعَذَابِ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
"Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat". (QS Albaqoroh : 85).


Azab bagi orang sekuler itu sangat berat. Baca di sini :
https://abulwafaromli.blogspot.com/2022/03/azab-bagi-kaum-sekular.html?m=1


Orang sekuler itu meyakini akidah sekularisme yang melahirkan ideologi kapitalisme, yang melahirkan sistem pemerintahan demokrasi dengan segala jenisnya, yang melahirkan pemikiran pluralisme, sinkretisme, kebebasan kebablasan ala HAM, dan seterusnya. Karenanya, orang sekuler pasti mendukung semuanya, baik dengan sengaja atau karena ketidak tahuan.


•Termasuk sikap dan akhlaq orang sholeh, Allah SWT berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian kepada Islam secara kaffah (menyeluruh), dan janganlah kalian mengikuti jejak-jejak syaithan karena sesungguhnya syaithan adalah musuh besar bagi kalian.” (Al-Baqarah : 208).


Alloh SWT berfirman :
إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَن يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ 
"Sesungguhnya jawaban orang - orang mu'min, bila mereka dipanggil kepada Alloh dan Rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan : "Kami mendengar dan kami patuh". Dan mereka itulah orang - orang yang beruntung". (QS Annur [24] : 51).


Imam Qurthubi berkata : "... ... bila mereka dipanggil kepada Alloh dan Rasul-Nya, yakni dipanggil kepada kitabulloh dan hukum Rasul-Nya ... ...".


Dan Alloh berfirman :
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ ۗ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُّبِينًا (36)
"Dan tidaklah patut bagi laki - laki yang beriman dan tidak (pula) bagi perempuan yang beriman, apabila Alloh dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, sesat yang nyata". (QS Al Ahzaab [33] : 36).

Kebalikan orang sekuler, orang sholeh itu meyakini akidah Islam yang melahirkan ideologi Islam, yang melahirkan sistem pemerintahan Islam KHILAFAH, yang melahirkan sistem ekonomi Islam, sistem pendidikan Islam, sistem pergaulan Islam, sistem uqubat Islam, dan sistem politik dalam dan luar negeri Islam, yaitu menerapkan dan melaksanakan syariah Islam di dalam negeri serta menyebarkan risalah Islam ke penjuru Dunia dengan dakwah dan jihad fi sabilillah.


Cukup sekian. Semoga bermanfaat. Aamiin...

#istiqomahdijalandakwah
#janganpalsukankhilafah
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.