Oleh : Abulwafa Romli
Untuk Apa Hidup Yang Sebentar Ini?
Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
Membuktikan hidup di dunia ini hanya mampir sebentar saja lalu pergi ke tempat tujuan.
Sekarang berapa usia Anda? 20, 30, 40, 50, 60, 70, bahkan sampai 120 tahun usia Anda. Lalu ingat dan bayangkan kembali ke belakang sejak ingatan Anda tergambar dalam otak.
Hasilnya, berapapun usia Anda, rasanya baru kemaren hari, bahkan baru setengah hari saja yang Anda rasakan.
Padahal Anda masih hidup dan belum melihat nyatanya nikmat surga maupun siksa neraka dari alam kubur karena Anda belum mati. Lalu bagaimana ketika Anda sudah melihatnya? Hidup di dunia ini hanya sehari saja, bahkan setengah hari.
Anda harus bisa mengelola dengan baik hidup yang sebentar ini. Anda harus mengerti dulu dari mana Anda datang ke dunia ini, dari tiada lalu menjadi ada, setelah Allah ciptakan Anda. Lalu mengerti untuk apa Anda didatangkan ke dunia ini, untuk ibadah (menyembah) dengan ikhlas tanpa syirik kepada Allah yang telah menciptakan Anda. Lalu mengerti kemana Anda akan kembali, ke akherat dimulai dari hari kematian Anda.
Setelah Anda mati dan pindah ke alam kubur, sejak itulah kehidupan panjang yang tidak ada kata akhir. Hanya ada dua kondisi di dalamnya;
Kekecewaan dan kesedihan tanpa akhir atau berakhir setelah mendapat siksa ribuan tahun, dimulai dari siksa kubur sampai masuk neraka yang berlapis-lapis sesuai amal perbuatan Anda di dunia ini.
Dan kebahagiaan tanpa akhir dimulai dari nikmat kubur sampai masuk surga tempat Rahmat dan ridhoNya.
Coba Anda renungkan sabda-sabda agung berikut ini;
Allah SWT bersabda :
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (mengabdi) kepada-Ku".(QS Az-Zariyat : 56).
Sangat jelas untuk apa Anda diciptakan oleh Allah SWT, untuk ibadah, menyembah dan mengabdi kepadanya.
مَآ أُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍ وَمَآ أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ
"Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan".
(QS Az-Zariyat : 57).
Jadi ibadah dan pengabdian Anda kepada Allah itu bukan karena Allah mengambil manfaat dari Anda, tapi untuk memberi manfaat kepada Anda, agar Anda tidak kecewa dan sengsara setelah melanjutkan perjalanan yang dimulai dari alam kubur rumah balasan pertama atas amal perbuatan Anda.
إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلرَّزَّاقُ ذُو ٱلْقُوَّةِ ٱلْمَتِينُ
"Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh".(QS Az-Zariyat : 58).
Jadi bagi hamba, baik manusia maupun jin, yang benar-benar beribadah / mengabdi kepada Allah ada jaminan rezeki. Karena Allah bersabda "Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh".
Jadilah Anda hambab yang cerda dan kuat sebagaimana diberitakan Rasulullah SAW dalam bersabdanya :
الكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ المَوْتِ، وَالعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ
”Orang yang cerdas dan kuat adalah dia yang mengevaluasi dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah Ta’ala (ingin diberi ini dan ingin diberi itu)“. (HR. Ahmad, Turmudzi, Ibn Majah dari Syadad bin Aus ra).
SURGA ITU SANGAT INDAH DAN MENYENANGKAN
Allah SWT bersabda :
مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗفِيْهَآ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّاۤءٍ غَيْرِ اٰسِنٍۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚوَاَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ەۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗوَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَاۤءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَاۤءَهُمْ
Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga ususnya terpotong-potong? (QS Muhammad: 15).
NERAKA ITU SANGAT MENAKUTKAN
•Neraka itu luas sekali :
Dari Uqbah bin Amar, dari Rasulullah SAW bersabda:
عُرِضَت عليَّ النار، فأقبل إليَّ منها شيءٌ حتى دنا بمكاني هذا، فخشيتُ أن تغشاكم، فقلتُ: رب! وأنا فيهم، فصَرَفَها عنكم، فأدْبَرَت قِطَعًا كأنَّها الزَّرَابيُّ
“Neraka ditampakkan kepadaku, lalu sesuatu menghampiriku hingga mendekat tempatku, aku takut dia akan menutupi kalian, lalu aku berkata, “Tuhan, aku ada bersama mereka, lalu Tuhan menggesernya. Dia menghilang tapi tampak seperti tikar yang luas.”
وعن أبي هريرة، عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: الشمس والقمر ثوران مكوران في النار يوم القيامة
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Matahari dan bulan (ibarat) vulkanik yang digulung di nereka kelak pada hari kiamat.”
Padahak luas matahari lebih besar dari bumi sekira 1,3 juta kali lipatnya. Maka betapa luasnya neraka itu. Dan matahari yang disembah itu akan menjadi bahan bakar neraka.
اِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ حَصَبُ جَهَنَّمَۗ اَنْتُمْ لَهَا وَارِدُوْنَ
"Sungguh, kamu (orang kafir) dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah bahan bakar Jahanam. Kamu (pasti) masuk ke dalamnya." (QS Al Anbiya 98).
•Neraka itu dalam sekali :
Dari Abu Hurairah RA dia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
هذا حَجَر رمي به في النار منذ سبعين خريفًا، فهو يهوي في النار الآن حين انتهى إلى قَعْرِها
"Ini adalah suara batu yang dilempar di dalam neraka sejak 70 tahun yang lalu, batu itu jatuh ke dalam neraka dan sekarang dia baru sampai di dasarnya." (HR Bukhari).
•Neraka itu panas sekali :
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda :
نَارُكُمْ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ كَانَتْ لَكَافِيَةً قَالَ فُضِّلَتْ عَلَيْهِنَّ بِتِسْعَةٍ وَسِتِّينَ جُزْءًا كُلُّهُنَّ مِثْلُ حَرِّهَا
"Api kalian (di dunia ini) merupakan bagian dari tujuh puluh bagian api neraka jahanam". Ditanyakan kepada beliau: "Wahai Rasulullah, satu bagian itu saja sudah cukup (untuk menyiksa pelaku maksiat)?", beliau bersabda, "Ditambahkan atasnya dengan enam puluh sembilan kali lipat yang sama panasnya." (HR Bukhari).
•Di atas neraka itu ada atap dari asap yang hitam dan tebal :
اِنْطَلِقُوۡۤا اِلٰى ظِلٍّ ذِىۡ ثَلٰثِ شُعَبٍۙ . لَّا ظَلِيۡلٍ وَّلَا يُغۡنِىۡ مِنَ اللَّهَبِؕ
"Pergilah kamu mendapatkan naungan (asap api neraka) yang mempunyai tiga cabang, yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka." (QS Al Mursalat : 30-31).
وَّظِلٍّ مِّنۡ يَّحۡمُوۡمٍۙ لَّا بَارِدٍ وَّلَا كَرِيۡمٍ
"Dan naungan asap yang hitam, tidak sejuk dan tidak menyenangkan" (QS Alwaqi'ah : 43-44).
•Di neraka ada angin yang sangat panas dan air yang mendidih :
فِىۡ سَمُوۡمٍ وَّحَمِيۡمٍۙ
"(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih." (QS Alwaqi'ah : 42).
•Bahan bakar neraka itu manusia dan batu yang disembah :
فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا وَلَنْ تَفْعَلُوا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ
"Jika kamu tidak mampu membuatnya, dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, telah disediakan bagi orang-orang kafir." (QS Albaqarah : 24).
•Neraka itu menyemburkan bunga api yang sangat mengerikan :
اِنَّهَا تَرۡمِىۡ بِشَرَرٍ كَالۡقَصۡرِۚ
"Sungguh, (neraka) itu menyemburkan bunga api (sebesar dan setinggi) istana." (QS Almursalat : 32).
•Suara neraka sangat menakutkan :
اِذَا رَاَتۡهُمۡ مِّنۡ مَّكَانٍۢ عنيۡدٍ سَمِعُوۡا لَهَا تَغَيُّظًا وَّزَفِيۡرًا
"Apabila dia (neraka) melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar suaranya yang gemuruh karena marahnya." (QS Alfurqan : 12).
إِذَآ أُلْقُوا۟ فِيهَا سَمِعُوا۟ لَهَا شَهِيقًا وَهِىَ تَفُورُ
"Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak." (QS Almulk : 7).
•Penjaga neraka itu malaikat yang keras dan kasar :
. يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan" (QS Attahrim : 6).
•Neraka punya rujuh pintu :
لَهَا سَبۡعَةُ اَبۡوَابٍؕ لِكُلِّ بَابٍ مِّنۡهُمۡ جُزۡءٌ مَّقۡسُوۡمٌ
"(Jahanam) itu mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka (ahli neraka)." (QS Alhijr : 44).
Anda biasakan membaca Alqur'an, terutama surat Arrohman dan Alwaqi'ah, di keduanya ada berita tentang surga yang menyenangkan dan neraka yang menakutkan.
Atur dan gunakan umur Anda yang sebentar ini. Jangan sampai Anda menyesal tiada guna setelah ajal datang. Beriman dan bertaqwa lalu istiqomah di jalanNya adalah kunci sukses dunia akhirat.