ANGGOTANYA "MENGAKUI" KEPALSUAN KHILAFAH KHILMUS

(Kritik Khilmus | Edisi 15)

(Sarana tabayun dengan anggota khilmus yang lain)

Pengakuan itu terungkap dalam diskusi di komentar postingan halaman fb Moh Abulwafa Romli, antara Moh Romli Abulwafa dengan Abdul Aziz anggota Khilmus, tanpa ada perubahan kata, sebagai berikut :

===========mulai===========
Moh Romli Abulwafa :
Bahkan khilmus juga mengakui dirinya sebagai pecahan seperti ketika mengucapkan selamat atas berdirinya khilafah isis. Seharusny kalau gak mau pecah belah khilmus segera membaiat al-baghdadi atau al-baghdadi yg diminta membaiat khalifah khilmus. Tetapi yg terjadi malah ada dua khilafah palsu. Yang satu ifroth (berlebihan) sehingga membunuh yg tdk sependapat sampai jubir HT Syamm juga ikut terbunuh, sdg yg satunya tafrith (sangat meremehkan) sehingga kentara sekali kepalsuannya atau kesenetronannya.

Abdul Aziz :
akhi jgn bicara yg tidak ada bukti. Ingat allah sebagai saksi

Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Ismail bin Ulayyah] dari [Khalid Al Khaddza`] telah menceritakan kepadaku [Ibnu Asywa'] dari [As Sya'bi] telah menceritakan kepadaku [Sekretaris Mughirah bin Syu'bah] dia berkata, "Mu'awiyah pernah mengirim surat kepada [Mughirah], 'Tulislah untukku sesuatu yang pernah kamu dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! ' Lantas dia membalas suratnya, 'Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah membenci atas kalian tiga perkara; mengatakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, menyia-nyiakan harta dan banyak bertanya."
HR. Muslim 3238

Moh Romli Abulwafa :
Terkait khilmus mengakui khilafah isis itu sdh sangat viral. Sy punya dokumennya. Sy tdk dusta. Siap dibawa mati. Justru kalau anda tdk tahu ini aneh. Sejak kapan ikut khilmus?

Seperti ini pernyataan khilmus ketika menyambut isis:
“Dengan apa yang baru saja terjadi di Syam (Suriah), inilah sikap Khilafatul Muslimin yang berpusat di Indonesia. Kami menyambut gembira dan bersyukur atas pendeklarasian khilafah yang berpusat di Syam. Kami ucapkan selamat kepada kaum muslimin di Syam khususnya, dan kaum muslimin dunia umumnya. Semoga ini menjadi awal terwujudnya Izzatul Islam wal Muslimin seluruhnya.”
Anda tahu gak itu?

Abdul Aziz :
anda salah paham.
Waktu itu kan di isukan isis mendeklarasikan khilafah.
Kami KM sdh di tanamkan kalau ada khalifah yg berkuasa maka wajib mengikutinya dan tinggalkan khalifah yg tidak punya kekuasaan dan wilayah.
Dan khalifah kami pun siap bergabung kalau ada satu wilayah yg mendeklarasikan khilafah asalkan sifatnya rahmatan lil alamin, tidak per wilayah.
Namun rupanya itu isu belaka.

Moh Romli Abulwafa :
Yg salah paham itu bukan sy, tapi khilmus yg keburu ngucapkan selamat, dan sampai sekarang sy nunggu pernyataan ralatnya ke publik, sy mengikuti terus, tapi blm ada. Kalau ada ralatnya sampaikan di sini, jangan ngarang-ngarang sendiri.
===========selesai===========

Ini poin pentingnya :
"anda salah paham.
Waktu itu kan di isukan isis mendeklarasikan khilafah.
Kami KM sdh di tanamkan kalau ada khalifah yg berkuasa maka wajib mengikutinya dan tinggalkan khalifah yg tidak punya kekuasaan dan wilayah.
Dan khalifah kami pun siap bergabung kalau ada satu wilayah yg mendeklarasikan khilafah asalkan sifatnya rahmatan lil alamin, tidak per wilayah.
Namun rupanya itu isu belaka."

Jadi Khilmus mengakui bhw khilafah itu harus punya wilayah kekuasaan. Khilmus akan bergabung ketika ada khilafah yang punya wilayah kekuasaan. Padahal yang seperti ini adalah khilafah yang asli. Berarti khilmus mengakui kepalsuannya. Itu kalau pernyataan Abdul Aziz benar adanya.

Dialog ada di komentar link ini :
https://www.facebook.com/103035125219211/posts/233113982211324/

#KhilafahAjaranIslam
#KhilafahAjaranAhlussunnah
#KhilafahAjaranAswaja
#KhilafahWarisanRasulullah
#IslamRahmatanLilAlamin
#IndonesiaBerkahDenganSyariah
#SyariahDiterapkanDenganKhilafah
#tintasiyasi


Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.