KALAU TIDAK KHILAFAH, LANTAS APA ?

Oleh : *Ahmad Khozinudin*
Sastrawan Politik

Sudahlah, kita semua ijma' negeri ini dalam masalah, bahkan bukan sembarang masalah. Masalah yang besar dan sangat kompleks. Negeri ini jelas butuh solusi, bukan sekedar kritik yang hanya mengungkap berbagai problematika yang mendera Umat.

Jika kita ijma' negeri ini bermasalah, lantas apa solusinya ? Kepada siapa kita berharap ? Kepada DPR ? Kepada Presiden ? Kepada menteri kebinet ?

Menunggu Pilkada ? Menunggu Pemilu ? Menunggu Pilpres ?

Semua tawaran solusi diatas masih tegak diatas pilar demokrasi, dengan akidah sekulerime. Presiden, DPR, Menteri, Kepala Daerah, semuanya tidak menggunakan hukum Allah SWT untuk menyelesaikan segala problematika yang mendera umat ini. Sistem demokrasi yang sekuler, mengharamkan hukum Allah SWT mengatur negeri ini.

Lantas, mau revolusi ? Mau menegakkan Komunisme ? Mau menempuh jalan sebagaimana ditempuh Karl Marx ? Lenin ? Stalin ? 

Mau terbuka membuang agama, tidak sekedar sekuler tapi ingin menjadikan atheisme sebagai basis untuk memperbaiki negeri ini ?

Jelas tidak, negeri ini mayoritas berakidah Islam. Sudah selayaknya, Hukum Islam ditegakkan, sudah sepatutnya Khilafah menjadi solusi di negeri ini.

Ya, hanya Khilafah. Tak mungkin demokrasi Liberal maupun demokrasi sosialisme. Keduanya, telah menghilangkan peran Wahyu dalam mengatur umat manusia.

Anda kemudian berempati, dengan orang non muslim. Bagaimana dengan mereka yang non muslim jika Khilafah tegak ? Apakah mereka akan dipaksa masuk Islam dan wajib mengimani akidah Islam ? Apakah mereka, akan dibunuh karena enggan memeluk akidah Islam ?

Anda ini muslim, tapi berittiba' pada sejarah kekuasaan dibawah Kristen di Spanyol. Anda berhalusinasi, jika Islam berkuasa maka akan ada 'Mahkamah Inkuisisi' bagi rakyat yang non muslim.

Ketahuilah ! Jika Islam tegak, semua agama dapat berdampingan dengan damai, sebagaimana Rasulullah SAW menyatukan agama-agama di Madinah. Sebagaina Umar bin Khattab, melindungi Yahudi dan Nasrani di Al Quds pasca penaklukan.

Dalam Konstitusi Khilafah yang dirancang Hizbut Tahrir, semua non muslim yang tunduk pada kekuasaan Islam, disebut Ahludz Dzimah. Mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara.

Ahludz Dzimah dilindungi negara Khilafah, baik diri, harta dan kehormatannya. Siapapun yang mencuri harta Ahludz Dzimah akan dipotong tangannya, siapapun yang membunuh Ahludz Dzimah akan di Qisos.

Mereka diberi kebebasan dalam urusan akidah, ibadah, makanan dan pakaian. Disediakan pasar khusus untuk komunitas mereka, dimana mereka boleh menjual dan membeli barang yang dihalalkan oleh agama mereka.

Itulah mulianya Daulah Khilafah, yang bisa menjadi 'Rumah Besar' bagi semua Umat dan bangsa, bukan hanya untuk Umat Islam. Daulah Khilafah mampu menyatukan wilayah yang sangat luas dengan berbagai latar belakang agama, budaya, bangsa, adat istiadat dan keberagaman. 

Negeri yang ditaklukkan mampu melebur menjadi satu kesatuan wilayah, tidak merasa menjadi negeri yang dijajah. Mereka melebur menjadi Umat yang satu, umat Islam.

Itu sekelumit kisah, tentang bagaimana Daulah Khilafah menjaga perbedaan, mengelola dengan Islam, dan membagi peran rakyat dalam kehidupan bernegara.

Apakah Anda tidak rindu, negeri ini menjadi Madinah kedua ? Menjadi titik tolak tegaknya peradaban Islam yang dari negeri ini, kelak Daulah Khilafah akan menyatukan seluruh negeri kaum muslimin di dunia ?

Apakah Anda, tidak ingin menjadi 'Kaum Anshor' abad ini, dengan menolong tegaknya Daulah Khilafah, sebagaimana kaum Anshor menolong Nabi SAW menegakkan Daulah Islam di Madinah ? Apakah Anda, tidak ingin menjadi 'Sa'ad Bin Mu'adz' abad ini, dengan memberikan loyalitas dan pertolongan untuk menegakkan Daulah Khilafah ? 

Silahkan difikirkan masak-masak. Hanya perlu saya ingatkan, saat ini solusi yang tersisa hanya tinggal Khilafah. Jika Anda tidak mengambil peran dalam perkara yang agung ini, kelak Anda tak dapat dicatat sejarah sebagai 'Founding Fathers' Daulah Khilafah ala Minhajin Nubuwah, sebagaimana telah dikabarkan oleh Rasulullah SAW. [].

#KhikafahAjaranIslam
#IslamRahmatanLilAlamin
#IndonesiaBerkahDenganSyariah
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.