JANGAN NUNGGU BISA BACA KITAB KUNING

Menjadi Pejuang Syari'ah dan Khilafah Bersama Hizbut Tahrir Tidak Perlu Nunggu Sampai Bisa Membaca Kitab Kuning...

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim

"MEMBACA KITAB KUNING SAJA GAK BISA, KOK MAU MENDIRIKAN KHILAFAH?!".

Itu kata mereka, kaum Aswaja Sekular, ditujukan kepada syabab Hizbut Tahrir yang katanya tidak bisa baca kitab kuning.

PADAHAL :
Untuk Menjadi Pejuang Syari'ah dan Khilafah Bersama Hizbut Tahrir Tidak Perlu Nunggu Sampai Bisa Membaca Kitab Kuning, yakni Kitab Arab Gundul / Tanpa Harakat, Meskipun Sekarang Sudah Banyak Yang Putih. Karena :

1- Tidak ada dalil, baik naqli maupun aqli, bahwa semua yang berdakwah kepada syariah dan khilafah itu harus bisa membaca kitab kuning terlebih dahulu, tetapi adanya sejumlah syabab tertentu saja yang bisa baca kitab kuning sudah cukup.

2- Setelah bergabung dengan Hizbut Tahrir, justru kita akan dilatih membaca kitab kuning, karena halqah murakkazah Hizbut Tahrir mengharuskan pakai kitab kuning, maksudnya kitab Arab gundul, karena kitab-kitab Hizbut Tahrir itu putih-putih.

3- Fakta menunjukkan, bahwa pada setiap kelompok, jama'ah, organisasi atau partai tidak semua anggota dan warganya bisa baca kitab kuning. Dan pada oganisasi Aswaja Sekular Hizbut Tahlil malah mayoritas warganya juga tidak bisa baca kitab kuning dan masih diharuskan berjuang menegakkan "Negara Tahlil", maksudnya negara demokrasi yang membolehkan tahlilan dan sejenisnya, tapi melarang menerapkan sistem yang memancar dari tahlilan, bahkan bendera tahlilnya saja harus dibakar.

JUSTRU SEBALIKNYA :

BUAT APA BISA BACA KITAB KUNING KALAU MASIH MENOLAK DAKWAH ISLAM KAFFAH, DAKWAH SYARIAH DAN KHILAFAH?!

Dengan dalih akal-akalan gaya Muktazilah gaya barunya, "Saya tidak menolak Islam Kaffah, saya tidak menolak syariah dan khilafah, tapi saya menolak Hizbut Tahrir yang sesat dan menyesatkannya, bla bla bla".

Saya beritahu, ketika Anda bergabung dengan Hizbut Tahrir, maka tidak akan diajari membaca kitab KIFAAYATUL AKHYAAR dan sejenisnya, meskipun secara pribadi dianjurkan membaca kitab-kitab para ulama mujtahid dan muqollidnya, untuk memperkaya dan mempertajam tsaqafah Islam, karena membaca kitab-kitab Hizbut Tahrir saja dijamin gak habis-habis, dan karena kitab-kitab Hizbut Tahrir itu sudah lebih dari cukup sebagai bekal untuk berdakwah kepada syariah dan khilafah.

SERUAN :

Wahai kaum Aswaja Sejati, wahai kaum Aswaja Sekular, kalau Kalian ahli dalam membaca kitab kuning, maka bacalah dengan seksama kitab-kitab Hizbut Tahrir, jangan cuma mengutip potongan-potongan nya saja dari kitab-kitab atau buku ulama suu', masyayikhul fitan, kiai-ustadz fattan, dan doktor-profesor keblinger. Dan jangan cuma merujuk kepada qiila wa qaala, dikatakan begini dan kata dia begitu yang penuh dusta dan fitnah terhadap Hizbut Tahrir.

DAFTAR KITAB HIZBUT TAHRIR 

Inilah daftar kitab karya Syaikh Taqiyyuddin an-Nabhani, baik yang ditabanni oleh Hizbut Tahrir maupun tidak ditabanni :

01. Nizham al-Islam (sistem Islam)
02. Al-Takattul al-Hizbi (pembentukan partai politik)
03. Mafahimu Hizb al-Tahrir (konsepsi Hizbut Tahrir)
04. Al-Nizham al-Iqtishad fi al-Islam (sistem ekonomi Islam)
05. Al-Nizham al-Ijtima’iy fi al-Islam (sistem pergaulan Islam)
06. Nizham al-Hukmi fi al-Islam (sistem pemerintahan Islam)
07. Al-Dustur (undang-undang dasar)
08. Muqaddimah al-Dustur (pengantar undang-undang dasar)
09. Al-Daulah al-Islamiyyah (negara Islam)
10. Al-Syakhshiyyah al-Islamiyyah, tsalatsata ajza’in (kepribadian Islam, tiga juz, juz ke 3 adalah kitab ushul fiqh yang luar biasa lengkap dan sistemiknya)
11. Mafahim Siyasiyyah li Hizb al-Tahrir (konsepsi politik Hizbut Tahrir)
12. Nazharat siyasiyyah (pandangan politik)
13. Nidaun Haar (panggilan hangat)
14. Al-Khilafah (khilafah)
15. Al-Tafkir (proses berpikir)
16. Al-Kurrasah (buku catatan)
17. Sur’atul Badihah (secepat kilat)
18. Nuqthatul Inthilaq (titik permulaan)
19. Dukhulul Mujtama’ (memasuki masyarakat)
20. Inqazhu Falesthin (menyelamatkan Palestina)
21. Risalatu ‘Arab (risalah Arab)
22. Tasalluhu Mishra ( mempersenjatai Mesir)
23. Al-Ittifaqiyat al-Tsunaiyyah al-Mishriyyah al-Suriyyah wa al-Yamaniyyah
24. Hallu Qadhiyyati Falesthina ‘ala Thariqati al-Amriqiyyah wa al-Inkiliziyyah
25. Al-Siyasah al-Iqtishadiyyah al-Mutsla (politik ekonomi ideal)
26. Naqdhul Isytirakiyyatil Markisiyyah (bantahan terhadap sosialisme marxisme)
27. Kaifa Hudhimat al-Khilafah (bagaimana khilafah dihancurkan)
28. Nizham al-‘Uqubat (sistem persanksian)
29. Ahkam al-Bayyinat (hukum pembuktian)
30. Ahkam al-Shalat (hukum-hukum shalat)
31. Naqdh al-Qanun al-Madani (bantahan terhadap undang-undang sipil)
32. Al-Fikru al-Islami (pemikiran Islam), dll.

Dan untuk mempermudah penyebarannya kitab Kaifa Hudhimat al-Khilafah, Nizham al-‘Uqubat, Ahkam al-Bayyinat, Ahkam al-Shalat, al-Fikru al-Islami Al-Siyasah al-Iqtishadiyyah al-Mutsla, Naqdhul Isytirakiyyatil Markisiyyah, dan Naqdhu al-Qanun al-Madani, ditulis atas nama syabab Hizbut Tahrir. 

Dan masih ada ribuan nasyrah pemikiran, politik dan ekonomi yang telah ditulis oleh Syaikh Taqiyyuddin al-Nabhani RH. 

(Lihat: Muhammad Muhsin Radhi, Hizbut Tahrir Tsaqafatuhu wa Manhajuhu fi Iqamati Daulati al-Khilafati al-Islamiyyati, dgn pengawasan Prof. Dok. Walid Ghafuri al-Badri, hal. 28, Wizarah al-Ta’lim al-Ali wa al-Bahtsi al-Ilmi al-Jami’ah al-Islamiyyah / Kulliyyah Ushuluddin, Oktober 2006).

Wallahu a'lam bishshawwab  

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.