JANGAN SEPERTI PENGANTEN PUTRI JAMAN DULU

Abulwafa Romli

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
Menolak khilafah itu seperti penganten putri jaman dulu (jadul) menolak keras diajak praktek oleh suaminya. Dan setelah sebulan, dua bulan, tiga bulan sampai enam bulan, ia tidak berdaya karena dipaksa praktek oleh suaminya dan si putri pun menikmati siraman rahmat yang belum pernah dirasakannya. Ia sangat kecewa dan marah terhadap dirinya, kenapa tidak dari malam pertama saja diri ini mau diajak praktek oleh suaminya. Kenapa selama ini ia menumpuk dosa akibat nusuz dan tidak  ta'at kepada suaminya, kenapa, kenapa?

Begitu pula para penolak dan penentang dakwah penegakan khilafah karena paham yang salah atau karena salah paham. Mereka membayangkan, bahwa khilafah itu akan men-Suriahkan negeri ini, khilafah itu akan memecah belah persatuan, khilafah itu akan mengakibatkan konflik berdarah-darah, dan seterusnya, dari berbagai asumsi negatif, merusak dan menyakitkan.

Dan nanti setelah khilafah tegak dan kerahmatan Islam bisa dilihat, dirasakan dan dinikmati, mereka akan kecewa dan marah terhadap dirinya sendiri. Kenapa tidak dari dulu saja mereka ikut berdakwah menegakkan khilafah, atau setidaknya mendukung dan tidak memusuhi dakwah. Kenapa selama ini mereka terus menumpuk dosa akibat menolak dan menghalangi dakwah. Kenapa selama ini mereka tidak mengumpulkan dan menumpuk pahala besar dengan ikut berdakwah, kenapa, kenapa...?

Islam yang rahmatan lil 'alamin itu tidak akan bisa dilihat, dirasakan dan dinikmati tanpa khilafah. Padahal Allah swt berfirman :

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ

"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam".
(QS Al Anbiya ayat 107).

Barokah dari langit dan bumi tidak dapat dinikmati oleh kaum muslimin secara umum kecuali ketika bumi ini diatur dengan syariah Islam kaffah dan tidak ada penerapan syariah Islam kaffah tanpa khilafah. Allah swt  berfirman :

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya".
(QS Al A'rof ayat 96).

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَأَشْغِلِ الظَّالِمِينَ بِالظَّالِمِينَ، وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِينَ وَعلَى الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِين

#istiqomahdijalandakwah
#janganpalsukankhilafah

#KhilafahAjaranIslam #IslamRahmatanLilAlamin
#DemokrasiSistemKufur
#DemokrasiWarisanPenjajah

#tintasiyasi
https://t.me/abulwafaromli
abulwafaromli.blogspot.com
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.