Berhati-Hatilah Wahai Musuh Islam dan Ulama !
Anda bisa saja memusuhi HTI. Anda bisa saja memusuhi para aktivis HTI. Anda bisa saja memusuhi orang-orang yang berapiliasi kepada HTI. Anda bisa saja memusuhi ummat yang berjuang menegakkan khilafah bersama HTI.
Akan tetapi, berhati-hatilah, jika Anda sampai memusuhi wali Allah, maka Anda berhadapan langsung dengan Allah, dan Allah benar-benar akan memerangi siapa saja orang yang memusuhi wali-Nya.
Dalam hadits qudsi Allah SWT berfirman :
من عادى لي وليا فقد آذنته بالحرب
Man 'âdâ liy waliyyan fa qod âdzantuhû bil harbi
"Siapa saja yang memusuhi wali-Ku, maka Aku umumkan perang kepadanya". (Hadits Arba'în Nawawi).
Karena di antara barisan para pengemban dakwah kepada syariah dan khilafah adalah wali-wali Allah dari golongan Ulul Albâb yang ketika berdoa maka diijabah oleh Allah.
Berhati-hatilah, jika Anda sampai memusuhi khilafah yang didakwahkan oleh HTI, maka Anda berhadapan langsung dengan Allah, karena khilafah adalah proyek Allâh untuk menerapkan syariah-Nya, karena khilafah adalah ajaran agama-Nya, karena syariah-Nya tidak bisa sempurna tanpa khilafah.
Karena, andaikan Islam itu 100 dan khilafah adalah 1 dari 100, maka Islam tidak bisa sempurna tanpa khilafah, sebagaimana 100 tidak bisa sempurna tanpa 1. Lalu bagaimana ketika 1 berada di depan 100, maka ketika 1 dibuang, yang tersisa hanyalah 00.
Berhati-hatilah, Anda bisa saja setuju dengan khilafah, Anda membenarkan bahwa khilafah ajaran Islam. Sedang Anda memalsukan khilafah. Anda berkata; "khilafah itu bukan sistem pemerintahan, khilafah itu ciptaan ulama, khilafah itu kepemimpinan dalam sistem apa saja, sehingga khalifah itu pemimpin dalam sistem pemerintahan apa saja, bahkan presiden seperti Jokowi juga bisa disebut khalifah, malah presiden Amrik juga khalifah ...".
Dengan perkataan tersebut, Anda telah memalsukan khilafah dan khalifah. Anda telah berani memalsukan ajaran Islam. Coba kembalikan pemalsuan itu kepada diri Anda. Bagaiman kalau ada seseorang yang memalsukan jati diri Anda, bahwa Anda preman jalanan, padahal Anda dosen; bahwa Anda tidak tamat SD, padahal Anda profesor; bahwa Anda lelaki mandul, padahal anak Anda sepuluh; bahwa Anda pengemis jalanan, padahal Anda hartawan, dst. Tentu hati Anda tersakiti. Padahal pemalsuan itu hanya terkait pribadi Anda. Lalu bagaimana dengan pemalsuan terkait agama Islam, terkait sistem yang menentukan baik buruknya umat manusia? Bagaimana Anda memalsukan sistem yang berfungsi untuk menerapkan syariah-Nya dengan sistem yang berfungsi untuk membuang syariah-Nya ?!
Dan dengan pemalsuan itu, Anda telah mengambil peran sebagai Thaghut musuh Allah yang berhadapan langsung dengan Allah. Dengan khilafah yang asli, Allah mengeluarkan manusia wali-wal-Nya dari kegelapan zhulumât jahiliah kepada cahaya Islam. Sedang Anda yang berperan Thaghut dengan khilafah palsu mengeluarkan manusia wali-wali Anda dari cahaya Islam menuju kegelapan zhulumât jahiliah.
Abad khilafah telah datang menumbangkan setiap penghalang di depannya dari sisa-sisa Mulkan Jabriyyah. Maka tentukan diri Anda, berada dibarisan pengemban dakwahnya yang pasti dimuliakan oleh Allah, atau dibarisan para penghalangnya yang pasti dihinakan oleh Allah. Dengan khilafah, Allah memuliakan Islam dan ahlinya, serta menghinakan kufur dan ahlinya.
#HaramPilihPemimpinDzalim
#HaramPilihPemimpinAntiIslam
#HaramPilihPemimpinIngkarJanji
#HaramPilihPemimpinAntekAsingAseng
#HTILanjutkanPerjuangan
#KhilafahAjaranIslam
#ReturnTheKhilafah